Tampilkan postingan dengan label yamaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yamaha. Tampilkan semua postingan

Ganti Knalpot Yamaha V-Ixion Harus Setting CO

yamaha vixion Buat pemilik Yamaha V-ixion, mungkin Anda sudah ganti knalpot. Selain tampilan beda, juga ada perubahan pada tenaga. Nah, ubahan bentuk saluran buang memengaruhi masukan udara dan bensin yang disuplai ke ruang bakar.

 

Untuk mengaturnya, hanya bisa melalui settingan CO (karbon monoksida) melalui ECU (electronic control unit) dengan bantuan alat FI diagnostic tool. Alat ini dimiliki bengkel resmi.

Dari pabrik, CO disetel di angka nol (0). Karena ada perubahan bentuk knalpot, maka adjuster gas bakar dalam range -30 sampai +30. "Bila angka dinaikkan atau (+) bertambah dari nol, bensin lebih kaya. Sebaliknya, jika diturunkan (-), bensin lebih sedikit," jelas Athanasius Ketut Hargunanto, mekanik Yamaha Gunung Sangyang, Krobokan Bali.

Sekadar info saja, lanjut Ketut, tiap kenaikan satu angka ada penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc. Ganti knalpot racing, biasanya di adjuster-nya mengarah ke setting-an CO lebih turun (-).

 

Namun, dia mengatakan, itu bukan patokan pasti. Sebab, untuk dapat tenaga bawah sampai atas rata dan maksimal, motor harus dicoba jalan. Maksudnya, jika tiap perpindahan gigi, kenaikan putaran mesin lamban, hal itu bisa di-adjuster ulang sampai pas.

 

modifikasi yamaha vixion "Bisa naik bisa turun. Semua kembali ke soal ubahan knalpot terhadap kebutuhan air fuel ratio (AFR) gas bakar yang dipasok," ujar pria kelahiran Lampung, Sumsel, ini.

Adapun untuk lakukan setting CO, secara teknis alat ini dicolok ke salah satu kabel ECU. Secara otomatis, FI diagnostic tool akan memberi informasi, baik kondisi injeksi maupun komponen penunjang.

Kereen! Yamaha V-ixion Jadi Berotot dan Extreem

motor yamaha terkeren 2009 Sekalipun sudah kurang produktif, tapi dalam memodifikasi motor, karya Aming Ali Warga masih tetap diperhitungkan dan bikin mata melotop. Lihat saja hasil tangan terampilnya pada Yamaha V-Ixion yang beraroma muscle bike ala streetfighter ini. Sangat tidak mudah memadukan estetika itu.
Di sini Aming perlu meramu dan mempertajam estetika customized yang dimulai dari bodywork model Yamaha TZ125 dipadu moge Yamaha R6, sekalipun minimalis. "Kami perlu merehab sasis di main frame kamuflase ala TZ125," ujar sang builder. Sedang untuk sub frame diarahkan Aming ke R6.


Sebagai penyesuaian, dimensi dan lengan ayun pakai produk Italia. Yang dipilih Aming, Aprilia 250 Diablo. Sementara sistem sok belakang yang udah diubah jadi mono memakai merek Ohlins.
Dari sini bentuk sudah mulai tampak. Untuk mengentalkan streetfighter, agar T bagian atas dan bawah jadi lebar diadopsi dari Suzuki GSX600 lengkap dengan sok upside down.

modifikasi yamaha vixion  
Konsep yang dimaui Aming sudah dapat dan tinggal bermain detail. "Jangan sampai khas LM (Laksa Motor) hilang, maka masukan dari LM mulai diterapkan," sebut sang builder yang tidak bisa dipisahkan dari rumah modifikasi Laksa Motor.
Lihat batok lampu depan merupakan khas LM untuk menopang lampunya dari FZ1000 orisinal. Pertimbangannya, konsep mendekati streetfighter tadi bakal digembungkan desain batoknya. Apalagi kaki-kaki sudah kekar dengan pelek pakai Honda CBR600 palang enam untuk depan dan belakang.
Desain khas LM lainnya, tampak pada tutup cover mesin dan jok belakang yang mungil model single seater. kesan modern dan futuristik tampak pada spidometer model digital Koso, kemudian knalpot memakai silincer bikinan Akropovis titanium karbon model oval, dipadu pijakan kaki dari Yoshimura. Master rem belakang dicomot dari Nisisin plus kaliper Honda CBR400 Fireblade, sedang depan Nissin dari CBR1000 Fireblade.
Di sini Aming tak ingin menghilangkan total ciri Yamaha V-ixion. Seperti lampu sein standar tetap dipakai. Hasilnya, motor milik Hansye ini pantas disebut Naked Streetfighter. (Yuli Haryadi)

Data modifikasi
Pelek depan         :Palang 6 CBR600
Ban depan           :Michelin 120/60-17
Pelek belakang    :6-17 inci
Ban belakang      :Michelin 160/60-17                                     motor konsep yamaha
Sepatbor depan  :Cagiva Multi Strada
Rantai                 :Tipe 520 gold
Engine cover       :Laksa Motor       
Cat                     :Biru Spice Heckere
Lampu dpn/blk   :FZ1000 dan Yamaha R6

PT Yamaha Motor Kencana memang akan menghentikan produksi massal untuk jenis RX King secepatnya. Tetapi, ATPM merek motor Yamaha itu tidak akan meninggalkan RX King tanpa memberikan peninggalan yang berkesan. Apa itu?

Ya, rencananya PT Yamaha Motor Kencana (YMK) akan menyediakan RX King edisi ulang tahun Yamaha ke-30 pada akhir 2009 ini. Edisi itu sekaligus ucapan perpisahan Yamaha kepada motor yang memang pernah menjadi anak emas di tahun 90-an.

"RX King memang akan kita stop produksi massalnya, tetapi kita masih tetap terima order sesuai permintaaan. Salah satunya nanti pada akhir tahun kita keluarkan edisi spesial," kata Vice President PT YMK, Donisius Betti di sela-sela kunjungan Grup Band Slank ke Pabrik Yamaha di Jakarta, Senin (23/3/2009).

Hal itu menurut Dion dilakukan karena permintaan pasar yang cukup besar akan keberadaan motor Yamaha jenis 2 tak tersebut. Bahkan, hingga Februari 2009, RX King sudah tembus angka penjualan satu juta unit.

Nah, jika Anda King mania, maka tak perlu kecewa, toh PT Yamaha Motor Kencana masih tetap meladeni para konsumen yang ingin menikmati tarikan motor RX King di jalanan.

Jadwal Yamaha Cup Race 2009


SERI

KOTA

TANGGAL

STATUS

1 JOGJAKARTA

3 MEI

SEGERA
2 BANGKA 24 MEI SEGERA
3 KEDIRI 14 JUNI SEGERA
4 BALI 21 JUNI SEGERA
5 MEDAN 26 JUNI SEGERA
6 JAMBI 27 SEPTEMBER SEGERA
7 PALEMBANG 4 OKTOBER SEGERA
8 MAKASSAR 25 OKTOBER SEGERA
9 MAKASSAR 1 NOVEMBER SEGERA
10 JAKARTA 29 NOVEMBER SEGERA

Tak Puas dengan Tongkrongan Vixion


Otak penikmat roda dua tanah air nampaknya sudah terkontaminasi dengan besutan-besutan builder saat ini.

Tak jarang motor yang baru saja dibeli langsung diboyong ke rumah modifikasi lantaran kurang puas dengan bodi bawaan pabrikan yang kurang melihatkan sisi segar dan macho.

Seperti yang dilakukan Lutfi yang akrab dipanggil Upic ini. Motor Vixion keluaran Yamaha yang mempunyai tampilan futuristik ini dirasa belum pas untuk dipakai sehari-hari.

Maka, tak lebih dari 2 minggu setelah hadirnya motor gres di rumahnya, Upic langsung saja memboyong ke rumah modifikasi RBJ Motor yang digawangi langsung Agus yang terletak di jalan Pattimura nomor 34 Puwatu, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Proyek pun dijalankan, si empunya hajat ingin kesan cungkring lenyap dari tubuh si Vixion. Tanpa merasa bingung, builder Agus LA BRACK pun mengerti keinginan si Upic.

Awalnya, Agus LA BRACK langsung menggusur sebagian perangkat bawaan pabrik. Menghilangkan kesan cungkring yang menempel erat di tubuh Yamaha Vixion.

"Dudukan shockbreker belakang perlu diset ulang sehingga harus menambah besi plat 3 milimeter," jelas Agus lewat surat elektronik yang diterima detikOto, Senin (16/02/09).

Kelar mengganti sisi penunjang badan, bagian pelumat aspal pun diseimbangkan, Velg MGV 17 inci diusung untuk mengisi ruang pada ban Battlax 130/70-17 di bagian belakang dan ban Battlax 110/70-17 yang membaluri Velg MGV 17 inci di bagian depan.

Setelah itu, sesi keamanan tak dilupakan Agus, Piranti ciet depan juga ditukar menggunakan kepunyaan PSM serta disc belakang bermerek TDR. Untuk sesi ini pengereman tidak menjadi masalah karena dipasang ayunan up side down Gasoli di depan, yakin Agus.

Untuk memberi kesan street fighter, head lamp dan instrumen panel meter bawaan pabrik dicopot. Sebagai pangganti penyorot sinar di depan, Agus memasang kepunyaan Honda Revo Costum di motor Upic dan menambah tudung lampu seri Visor Honda Tiger.

Sebagia penyelaras tampilan, di buritannya memakai perangkat lampu rem dan sein costum, dan terpasang lengkap ditambah LED untuk penerangan pada kolong motor. Tidak itu saja, menambah kesan sangar maka diaplikasikan setang kemudi kepunyaan Kawasaki Ninja.

Setelah itu, Foot steep dipasang kepunyaan Yoshimura dan didampingi knalpot Spider yang menyemburkan aroma jantan dari Vixion yang telah menjelma dewasa itu.

Tidak sampai disitu, untuk memanjakan pengelihatan, sang modifikator tidak asal menggunakan warna cat, untuk itu ia menggunakan cat merek Sikken untuk mengganti kelir asli bodi yang berwarna Biru dengan oplos tiga cat Pentagloss untuk mendapatkan warna hijau tone gold berpancar bunglon.

Lebih mendapatkan hasil yang maksimal di sesi warna, Agus menjalarkan hingga ke bagian kaki-kaki, Agus mengkolaborasi warna kembali dan dibaluri pada pelek yang berwarna hitam namun bila terpancar cahaya akan berubah menjadi jadi biru.



Modifikasi Yamaha Mio


Memundurkan roda belakang, melebarkan bodi dan pakai ban superlebar, itulah modifikasi yang banyak dilakukan pada Yamaha Mio. Tapi coba lihat karya berani dari Siswo Winoto. Builder asal Puerto Rico, maaf maksudnya Purwokerto, Jawa Tengah ini. Ia menyikat habis bodi dan hampir seluruh sasis dari produk berlambang garputala ini, sehingga bentuk standarnya sudah sirna.

Korbannya, Yamaha Mio 2008 milik Reza Ganang Hermawan. Semula ia ingin menunggang skubek dengan tampilan tidak standar alias sudah dimodifikasi. Coba mengutarakan niatnya dengan Wiwin – biasa Winoto disapa – malah ditawari konsep streetfighter.



Mio Hello Kitty



Sudah setahun lebih pemilik mio ini memimpikan mempunyai motor matic. baru sekarang mimpi nya terwujud. Ketika Motor datang. langsung di bawa Ketempat kami untuk di modifikasi. Pemilik motor ini menginginkan sesuatu yang berbeda, oleh karenanya di pilih motif airbrush Hello Kitty,

walaupun bermotif feminim, tetapi Motor mio ini dilengkapi dengan segudang peralatan yang memukau, sebagai contoh untuk sistem pengereman depan sudah di upgrade memakai master rem Kitaco yang mempunyai pompa lebih besar, cakram Kitaco berdiameter 260 mm, dengan kaliper 6 piston dari kitaco, dan untuk sektor pengereman belakang di percayakan kepada produk SRK dari thailand yang sudah tersedia satu set, Hanya saja untuk bagian master rem belakang di ganti oleh produk Kitaco agar sama dengan yang depan. Untuk bagian suspensi belakang dipercayakan kepada produk RRGS tabung, sedangkan untuk yang depan menggunakan bottom shock X speed model up side down, masih dirasa blum cukup, pemilik memasang Speedo meter lengkap dari koso bertipe RX1N, kemudian di bagian lampu senjanya dipasang angel eyes, serta lampu xenon HID untuk penerangan lampu utama nya. masih dirasa kurang juga, performa mesin nya ditingkatkan menjadi 155cc. untuk bore up dipercayakan kepada produk Aeon, dan dilengkapi dengan Noken AS Kawahara. Lantai mio ini di ganti dengan Boardes berbahan akrilik yang dilengkapi dengan paku paku almunium. proyek selanjutnya mengganti selang rem depan dengan produk dari Hel, kemudian pemilik masih memesan knalpot karbon kevlar dengan suara yang lembut, sektor belakang masih dalam proses pengerjaan berupa penggantian mika, dan pembuatan Platnomor menyala.


Revolusioner Transeksual


Ini benar-benar revolusioner, ganti kelamin transeksual nggak hanya dari Jupie cub ke Supermoto ekstrem, bahkan juga dari mesin single silinder jadi berkonstruksi L-Twin. “Konsepnya dari oret-oretan desain yang langsung dituangkan ke motor,” seru Gunawan, modifikator dari Planet Custom Pontianak.

TUBULAR FRAME
Rangka dibikinkan baru, niru rancangan tubular frame dari Ducati Monster. Bahannya dirancang dari pipa besi gas 3/4” yang dipancang hingga merubah tampilannya jadi berbasis sosok sport. Sementara itu rangka orsi Jupie hanya menyisakan dudukan mesin dan home stir only.

BODY STYLE
Selanjutnya permainan fiber mulai dilakoni dari bodi sampai tangki, lampu depan milik Satria FU dicustom. Desainnya mirip Supermoto, lampu depan menyatu dengan spatbor. Tangki dibikin ramping, begitu juga jok lebih tipis mirip trial.

KAKI-KAKI
Konsep yang dipilih adalah Supermoto, otomatis kaki-kakinya jadi jenjang dan berground clearance tinggi. Sok depan up side milik Nice tech, dicombo dengan pro arm dari NSR SP 150 komplit beserta monosoknya. Pontianak lagi trend limbah moge, Gunawan juga mengaplikasikan. Pelek belakang bawaan dari NSR SP, berbeda dengan depan milik Racing Boy 17”. Keduanya berbalut karet aspal Battlax 110/70x17 dan Delitire 130/80x17, bikin kekar Supermoto jadi-jadian.

L-TWIN ENGINE
CONFIGURATION
Gaya transeksual lebih maju dikit ala Planet Custom, tidak hanya bodi doang tapi mesin juga diakali. Mesin tidur ditambahi mesin jadi-jadian, ditambahi satu gelondongan silinder set GL Pro hingga terlihat bermesin L2 ala Ducati. “Ini julukannya mesin panas dingin, artinya saat digeber dan mesin bekerja, silinder set mesin asli pasti panas, sedangkan silinder set mesin ‘kedua’ jelas dingin atau hangat saja,” kekeh Tito, redcrew ototrend yang juga kerap bikin mesin ‘panas dingin’ di Binter Merzy kesayangan.
Pasangnya mudah banget. Bikinkan dulu adaptor dari plat setebal 1,2 mm yang penampangnya dibikin kotak dan disesuaikan dengan lekukan yang ada di blok mesin bagian atas milik Jupie. Lantas, adaptor ini dihubungkan dengan braket yang ditautkan ke rangka utama. Mencegah agar tidak terlalu bergetar, bagian atas silinder set ‘palsu’ sebaiknya ditautkan pula ke rangka.
n tim


Yamaha S3


Well… belum genap pertarungan antara 2 gajah di Indonesia, Honda vs Yamaha, terkait dengan segment skutik… Yamaha sudah siap-siap dengan design Yamaha Mio 2009 … !!! Gambar disebelah ini adalah rumours yang cukup kental tentang Yamaha Mio 2009 … !!! Mungkin masih concept skutik, sebagaimana sewaktu Honda CZ-i ataupun Honda Click-i … dipamerkan di Bangkok… nggak berapa lama muncul menjadi kenyataan… !!! Gimana jika skutik Yamaha Mio ini bener-bener keluar dengan penyesuaian … let say 80% dari concept bikez… hmmmm… menurut gue perang akan semakin berlanjut… and off course the battle isn’t over yet… !!! :D


Yamaha Vixion Rasa Moge



Rian makin percaya diri setelah motor Yamaha Vixion miliknya dipermak habis oleh rumah modifikasi Ricky Motor Sport. Yamaha Vixion miliknya kini serasa moge.